Laman

Tampilkan postingan dengan label Musik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Musik. Tampilkan semua postingan

Rabu, 05 Juni 2013

Benny Hadislani dan Wong Kito Galo (WKG Band) Kolaborasi dengan Wak Pet Palembang


Setelah sukses mengeluarkan single Tunggu Aku di Palembang, Benny Hadislani dan WKG Band siap mengeluarkan Mini Album yang lagu-lagunya berbahasa Palembang, antara lain Mano Mato Kau, Lancip (Cipt. Benny H), Aidah (Cipt. Yudhi Wak) dan Payo Berejo (Cipt. Evang Ceng Lung). WKG Band yang digawangi oleh Coy dan Erlangga (Vocal), Angin Topan (Gitar), Agus Ngoss (Bass) dan Yudhi (Drum) telah telah mengadakan jajak pendapat dengan pencinta musik dikota palembang. Sambutan antusias datang dari masyarakat Kota Pempek, antara lain mulai dari Pelajar, Mahasiswa hingga kekalangan pejabat “Lagu Aidah sangat representatif bagi kami Wong Palembang dan kata aidah merupakan kata yang bersifat mengeluh, sudah menjadi kebiasaan sehari-hari sejak jaman dulu, makanya saya menyambut baik kata aidah ini dijadikan sebuah lagu, notasi lagunya mudah diingat, apalagi dialbum anak-anak muda ini bekerjasama dengan salah satu seniman besar Palembang Pelawak Wak Pet”, ujar salah satu calon kandidat yang siap berlaga dalam pilkada diwaktu dekat ini yang enggan disebutkan namanya. Ayu salah satu Mahasiswi di Kota Palembang merasa senang dan terhibur saat mendengar lagu-lagu WKG Band. Dari sekitar 50 responden yang didengarkan lagu-lagu WKG band hampir semua mendukung hadirnya kembali band ini. “Kita sangat berterima kasih dan senang bisa bekerja sama dengan pelawak legendaris Palembang Wak Pet”, ujar Topan Sang Gitaris di Studio Bedeng8 miliknya.


Harapan Benny Hadislani selaku Producer semoga mini album ini dapat sangat diterima ditelinga Wong Palembang, beberapa EO telah menawarkan panggung diluar Palembang, mengingat band ini memiliki personil yang merupakan orang yang berbakat dibidangnya.

klik tempat nenger lagu WKG

http://wkgband.blogspot.com/

Kamis, 11 Oktober 2012

Musisi Palembang


 YUDHI SKB

Setelah mengeluarkan karyanya cinta melekat pada tahun 2004 dan di release ulang pada tahun 2010 Yudhis Wak mengeluarkan 1 single lagi yang berjudul Aidah.. Lagu satu ini lebih menonjolkan budaya palembang dengan liriknya yang berbahasa Palembang. Aidah.. ialah perkataan bagi orang kesal, yang suka mengeluh. Pesan yang terdapat pada lagu ini Wak mencoba mengajak  kepada semua orang untuk tidak mengeluh.





     
Klik Play & Download Lagu




Sabtu, 08 September 2012

Belajar rekaman dari alat seadanya


Belajar dari alat seadanya.....

       Berawal dari hobi bermusik dan menciptakan beberapa karya lagu, sayang dong kalau tidak mempunyai hasil rekaman sebagai dokumentasi baik untuk sekedar dokumentasi pribadi / bersama teman-teman maupun untuk di publikasikan...
      Kisaran tahun 2003 band saya sudah ada beberapa lagu ciptaan yang di rekam secara live recording, tentu sangat membanggakan sekali bisa mendengarkan hasil karya sendiri bersama teman-teman. Suatu waktu seorang teman saya berkunjung kerumah sambil ngobrol dan mendengarkan lagu-lagu hasil rekaman band saya dia menanyakan yok kita record ni lagu... saya pun berfikir dan menanyakan bagaimana caranya?
dengan semangat ia pulang kerumahnya yang memang tidak berjauhan dengan rumah saya untuk mengambil cd software DAW untuk merekam.
     Pertama yang kami kerjakan ialah membuat drum dengan menggunakan Fruity Loops, setelah sample drum selesai keesokan harinya saya panggil teman-teman satu group untuk mengisi guitar, bass dan vocal dengan membawa peralatan tempur nya yang di usahakan juga pinjam dengan orang lain  hehe... satu lagu pun selesai di rekam entah apa itu mixing dan mastering yang memang tidak kami mengerti yang penting sudah enak di dengar saja dan lagu pun jadi (berhubung teman saya itu masih baru juga.. :D ).
      Dari situ saya tambah bersemangat dengan alat apa adanya bisa menghasilkan rekaman  dirumah sendiri yang saat itu komputer saya standard sekali. Keesokan harinya saya mulai belajar sendiri merekam lagu lainnya dengan mengikuti cara yang di praktekan teman saya, dengan membuat pola drum terdahulu, kebetulan saya pemain drum jadi tidak terlalu menghambat untuk mengetahui pola-pola tersebut agar terlihat nyata (seperti dimainkan).


Rabu, 23 Februari 2011

HELLCOPTER



 
Band-band di Kota Palembang bermunculan dengan sangat pesat, dengan terbukanya media, fasilitas & sarana pendukung lainnya sangat menunjang keberadaan band-band itu sendiri. Dengan bermunculan  band-band saat ini tidak mengendurkan niat Hellcopter untuk tetap eksis meramaikan musik di tanah air.

                                                                 
 Berangkat dari semangat pertemanan  dan  hobi yang sama Hellcopter terbentuk dari awal tahun 2001 di Kota Palembang. Di gawangi oleh Dony (vocal), Maret (guitar), Yayan (bass), dan Yudhi SKB (drum). Hellcopter bergriliya di jalur Underground dengan konsep musik Metal Core yang mereka geber dengan lirik-lirik yang berceloteh tentang diskriminasi dalam kehidupan. Pada tahun 2003 Hellcopter mengeluarkan Promo Tape yang berisikan 3 buah lagu (Muak, Nyawa, Demokrasi) dan pada tahun 2004 Hellcopter mengeluarkan Promo CD 4 lagu (Muak, Perang, Food Not Bombs, Sisa). Pada tahun 2006 Hellcopter mengalami beberapa kali pergantian pemain bass, dan 2007 sampai sekarang mantap di isi oleh Adjie.


  


MUSIC EXHIBITION AND GRINDONESIA TOUR 2010



Menggapai Utopia 2011